Sunday, January 24, 2016

Sedih Rasanya Indonesia Kesulitan Mencari Penerus Mereka

Viewers.id - Tak banyak orang Indonesia yang bisa berprestasi didunia Internasional. kalaupun ada itu bisa dihitung dengan jari.  padahal kita adalah salah satu negara dengan penduduk terbesar didunia. miris rasanya sedikit sekali orang Indonesia yang bisa berprestasi di Internasional. disni saya mencoba menulis orang Indonesia yang berprestasi di Internasional dan sampai sekarang bangsa ini belum menemukan pengganti mereka. siapa saja mereka? berikut rangkumanya.


B.J Habibie - Teknologi
Bacharuddin Jusuf Habibie atau lebih dikenal dengan B.J Habibie adalah presiden kita yang ketiga. bisa dibilang dialah orang Indonesia yang paling berpengaruh didunia khususnya dibidang teknologi. ia adalah pencipta pesawat terbang. banyak menghabiskan waktu di jerman. pada tahun 1973 ia kembali ke Indonesia atas permintaan Soeharto. dan diangkat menjadi Mentri Negara Riset dan Teknologi. B. J. Habibie, Pemegang 46 Hak Paten di Bidang Aeronautika.sejauh ini belum ada anak bangsa yang bisa mengikuti dan meneruskan jejak Habibie.

Susi Susanti - Olahragawan
Salah satu pebulu tangkis tersukses sepanjang masa yang pernah dimiliki Indonesia. satu satunya Pebulu tangkis wanita Indonesia yang pernah meraih emas di Olimpiade. walaupun Indonesia mempunyai tradisi bagus di bulu tangkis sayangnya sampai sekarang belum ada satupun pebulu tangkis wanita Indonesia bisa menggantikannya. Piala Uber yang terakhir diraih Indonesia tahun 1996 adalah era nya Susi Susanti.

Anggun C. Sasmi - Entertainer
Anggun C. Sasmi adalah penyanyi Indonesia yang sukses berkarir didunia Internasional. ia sukses menjadi diva di Perancis.  orang Asia pertama yang bisa menembus Billboard Amerika.  Anggun berhasil merekam album internasional pertamanya berjudul Snow on the Sahara. Album ini dirilis pada tahun 1997 di 33 negara di seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat yang menjadi kiblat musik global. Sejak saat itu Anggun telah menghasilkan sebanyak lima album internasional yang direkam dalam multi-bahasa, terutama bahasa Inggris dan bahasa Perancis.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Artikel Terkait: Sedih Rasanya Indonesia Kesulitan Mencari Penerus Mereka

0 komentar:

Post a Comment